Seluk Beluk Mengenai Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Diabetes melitus/penyakit kencing manis merupakan kelainan metabolik yang mana disebabkan oleh beberapa faktor, dengan simtoma yang berupa hiperglikema kronis serta gangguan pada metabolisme karbohidrat, juga lemak dan protein yang diakibatkan dari berbagai hal, diantaranya adalah defisiensi sekresi hormon insulin atau aktivitas insulin bahkan akibat dari keduanya, atau defisiensi transporter glukosa dan juga bisa karena keduanya. Penyebab penyakit diabetes melitus berbeda berdasarkan tipe.

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

penyebab-penyakit-diabetes-melitus

Diabetes tipe 1

Penyebab penyakit diabetes melitus tipe pertama belum diketahui secara pasti, penyakit ini akan menyerang sistem imun tubuh secara alami disaat tubuh mencoba untuk melawan bakteri atau virus yang menyerang dan menghancurkan insulin dan memproduksi sel di dalam pancreas. Yang pada akhirnya membuat insulin di dalam tubuh tersisa sedikit bahkan tidak tersisa. Meskipun sudah ditransfer ke dalam sel, gula menghambat aliran darah.Diabetes tipe 1 disebabkan oleh faktor genetika yang diiringi dengan beberapa faktro lainnya yang mana belum diketahui secara pasti.

Pada umumnya, diabetes tipe 1 hanya bisa diobati dengan memakai insulin, dengan pengawasan yang sangat teliti terhadap kadar glukosa di dalam darah melalui alat canggih yakni monitor pengujian darah. Diabetes tipe 1 dapat diobati dengan cara penggantian insulin, karena tanpa insulin, ketosis serta diabetes ketoacidosis dapat menyebabkan pasien mengalami koma dan terburuk mengakibatkan kematian. Penekanan juga harus dilakukan pasien diabetes tipe 1 dengan cara mengikuti diet dan berolahraga, intinya pasien harus mengubah gaya hidup menjadi lebih baik dengan tidak mengkonsumsi makanan manis dan super manis secara berlebihan.

Diabetes tipe 2

Penyakit diabetes tipe 2 terjadi disaat sel mencoba untuk melawan/menentang insulin, yang mana menyebabkan pancreas tidak dapat bekerja dengan baik sebagaimana mestinya karena perlawanan tersebut. Pada dasarnya, penyakit diabetes tipe 2 disebabkan oleh faktor genetika dan beberapa faktor lainnya, termasuk obesitas. Namun dalam beberapa kasus, tidak semua pasien yang didiagnosa positif diabetes tipe 2 bertubuh gemuk bahkan kelebihan berat badan.

Pemberian insulin kepada semua pasien diabetes tipe 2 telah mulai dilakukan sejak saat ini, terutama disaat gula darah pasien melebihi 200 mg/dl. Insulin yang harus diberikan adalah insulin yang bersifat “long acting” maupun 24 jam satu kali dan selalu minum obat oral dengan takaran/dosis yang rendah dan lebih rendah lagi disaat Anda makan dengan porsi yang besar.

Diabetes gestasional

Selama masa kehamilan, plasenta memproduksi hormon yang berfungsi untuk menopang janin di dalam kandungan. Hormon tersebut membuat sel tubuh Anda menjadi lebih bertentangan dengan insulin. Normalnya, pancreas akan merespon dan memproduksi insulin dengan cakupan yang mencukupi untuk menghadapi perlawanan ini, namun sayangnya tidak selamanya pancreas dapat mengerjakan fungsinya dengan baik, dan disaat ini terjadi secara otomatis glukosa masuk ke dalam sel dan bertahan disana di dalam darah yang mana kemudian menjadi penyebab penyakit diabetes melitus gestasional.

Kasus diabetes melitus yang terjadi disaat seorang wanita hamil tidaklah banyak, yakni sekitar 2-5%, pada kasus paling parah, kematian sebelum proses melahirkan dapat terjadi, dan umumnya terjadi disaat perfungsi dari plasenta memburuk karena adanya kerusakan vascular. Maka dari itu, diperlukan tindakan operasi sesar, bila ditemukan tanda-tanda janin sedang dalam bahaya atau ditemukannya risiko luka yang mana berhubungan dengan makrosomia, diantaranya adalah distosia bahu.

Meskipun penyebab penyakit diabetes melitus cukup berbeda setiap tipenya, yang perlu Anda ingat selalu adalah menjaga kesehatan tubuh dan mengontrol konsumsi makanan, pastikan tidak mengkonsumsi gula dalam jumlah berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *