Gejala Kanker Rahim Sejak Dini

Kanker rahim merupakan penyakit berbahaya yang dapat membahayakan kondisi tubuh pasien, cukup berbeda dengan penyakit kanker lainnya, kanker rahim hanya diderita oleh wanita. Pertumbuhan sel kanker di dalam rahim dapat menyebabkan seorang wanita sulit untuk hamil bahkan dapat membahayakan nyawa.

Menurut hasil survei WHO, tercatat bahwa ribuan wanita di dunia meninggal setiap tahunnya karena tidak kuat melawan penyakit kanker rahim. Kanker rahim merupakan penyebab kematian para wanita di dunia, namun sayangnya tidak banyak wanita yang mengetahui apa saja gejala kanker rahim, mereka baru tahu dirinya mengidap kanker rahij setelah berada di stadium lanjut.

Gejala Kanker Rahim Stadium Awal

gejala-kanker-rahim-stadium-awal

Kanker rahim disebabkan karena Human Papiloma virus, merupakan jenis mikroorganisme berukuran kecil yang menyerang kulit dengan cara infeksi yang selanjutnya menimbulkan sebuah kutil.

Karena minimnya ilmu pengetahuan seputar kanker rahim, beberapa wanita yang terkena infeksi HPV biasanya tidak melakukan tindakan kesehatan apa pun, mereka akan membiarkan saja gejala terjadi, tidak menyadari jika tubuhnya terkena virus yang semakin lama akan terus berkembang hingga menyerang sistem imun tubuh yang kemudian memicu pertumbuhan sel kanker.

Dibutuhkan pemeriksaan dengan segera untuk melihat ada tidaknya gejala kanker rahim stadium awal yang kemungkinan menyerang kesehatan tubuh seorang wanita.

Gejala Kanker Rahim Stadium 1 , 2 dan 3

Pemeriksaan yang dimaksud merupakan pemeriksaa dengan melakukan serangkaian tes yang dikenal dengan nama tes pap. Tes ini dapat dilakukan oleh seluruh wanita produktif yang berusia 21 tahun. Simaklah beberapa gejala kanker rahim stadium 1 di bawah ini:

1. Keputihan yang tidak normal. Faktanya semua wanita pasti pernah mengalami keputihan dan itu merupakan hal yang cukup normal, namun jika keputihan yang terjadi berlebihan, artinya keputihan yang keluar jauh lebih banyak, maka perlu dipertanyakan keamanannya. Cermatilah dengan baik, apa cairan keputihan Anda berubah menjadi begitu kental dari sebelumnya, berbau tidak sedap, memiliki warna kehijauan bahkan kecoklatan.

2. Merasakan sakit pada organ kewanitaan. Rasa nyeri ini akan terus muncul dengan intensitas yang lebih tinggi setelah HPV berkembang dan berhasil membobol pertahanan sistem kekebalan tubuh. Bukan hanya organ kewanitaan saja yang terasa nyeri, rasa nyeri menyebar ke bawah perut, paha, persendian panggul dan disaat Anda sedang buang air besar.

3. Pendarahan. Pendarahan biasa terjadi setiap bulan mengikuti siklus menstruasi, namun pendarahan yang terjadi lebih sering bisa dikatakan sebagai gejala kanker rahim stadium 2 yang sudah cukup parah menuju ke stadium lanjutan. Pendarahan akan terjadi disaat wanita melakukan beberapa aktivitas, seperti setelah melakukan hubungan suami istri atau terasa sakit disaat sedang buang air kecil.

4. Kaki akan membengkak, merupakan salah satu aktivitas fisik yang ditujukan oleh perkembangan HPV. Anda juga seringkali merasa begitu lelah bahkan disaat tidak melakukan pekerjaan apa pun.

5. Jika pendarahan yang terjadi tidak kunjung berhenti disertai dengan rasa sakit yang bahkan jauh lebih menyakitkan dari rasa nyeri ketika Anda sedang datang bulan, segera periksakan diri ke dokter kandungan karena itu merupakan gejala kanker rahim stadium 3 yang sangat membahayakan.

Menguak fakta dari beberapa gejala kanker rahim yang telah disebutkan dan dijelaskan dengan singkat di atas, sudahkah Anda memahami kondisi tubuh Anda? Atau apakah ada satu dari beberapa gejala di atas yang pernah atau sedang Anda alami akhir akhir ini?. Lakukan tindakam pencegahan penyakit kanker rahim dengan mengikuti tes pap disaat usia Anda mencukupi, tes ini akan membantu Anda mengenal lebih dalam mengenai kesehatan organ kewanitaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *