Adakah Obat Untuk Sembuhkan Penyakit Hepatitis C

Penyakit hepatitis C yang telah ditemukan sejak tahun 1989 ternyata termasuk salah satu penyakit yang belum memiliki vaksin hingga saat ini. Hal ini dikarenakan jumlah mutasi dari virus hepatitis C yang sangat banyak. Sehingga ilmuwan harus bekerja lebih lama lagi untuk menciptakan vaksin yang dapat melindungi seseorang dari virus hepatitis C. Berdasarkan catatan organisasi kesehatan dunia (WHO), virus hepatitis C memiliki 6 varian tipe virus dan lebih dari 50 subtipe virus. Jadi masih perlu beberapa tahun lagi untuk menemukan vaksin yang tepat untuk virus hepatitis C.

penyakit hepatitis C

Meskipun belum memiliki vaksin, tapi penyakit hepatitis C sudah memiliki obat antivirus. Dengan demikian bisa mengurangi tingkat kerusakan pada organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C.  Penggunaan obat antivirus untuk penderita penyakit hepatitis C memang bisa membantu menyembuhkan penyakit hepatitis C. Namun hanya sebatas untuk menyembuhkan penyakit hepatitis C akut saja. Sedangkan penggunaan obat antivirus untuk penyakit hepatitis C kronis, hanya mengurangi tingkat kerusakan pada organ hati.

Penderita hepatitis C kronis memiliki peluang untuk menderita sirosis dan kanker hati. Sehingga tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi minuman keras ataupun makanan yang akan memperparah kondisi dari penderita hepatitis C kronis. Diketahui jika hepatitis C kronis yang sudah bertahun – tahun mendiami tubuh seseorang, tidak memiliki peluang sembuh total. Berbeda dengan hepatitis C akut yang memiliki peluang untuk sembuh total. Menurut WHO, obat antivirus yang diperuntukkan untuk penderita hepatitis C terbagi ke dalam tiga jenis yaitu:

    •  Interferon alfa
      Obat antivirus jenis ini merupakan obat dengan kandungan protein yang diproduksi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Obat antivirus ini sangat sering dianjurkan kepada penderita hepatitis C kronis. Inteferon alfa mempunyai 2 macam bentuk yaitu bentuk alami dan bentuk sintetis.
    • Pegylated interferon alfa
      Obat antivirus jenis ini merupakan gabungan dari polyethylene glycol (PEG) dan Interferon alfa yang menghasilkan Pegylated interferon alfa. Obat antivirus jenis ini memiliki efek yang lebih lama untuk melindungi seseorang dari  kerusakan organ hati yang disebabkan virus hepatitis C. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata Pegylated interferon alfa mampu menghambat kinerja virus hepatitis C ke tingkat yang lebih baik dari Interferon alfa biasa.
    • Ribavirin
      Obat antivirus jenis ini harus dipakai secara bersamaan dengan interferon alfa. Dengan demikian hasil pengobatan lebih optimal untuk penderita hepatitis C kronis. Ribavirin tidak dianjurkan dipakai secara tunggal tanpa pemakaian interferon alfa.

Diagnosa sedini mungkin sangatlah penting untuk mengantisipasi perubahan hepatitis C akut menjadi hepatitis C kronis. Selain diagnosa dini, faktor penanganan yang tepat untuk penderita hepatitis C akut sangatlah membantu mencegah perubahan dari hepatitis C akut menjadi hepatitis C kronis. Bagi para penderita hepatitis C kronis sangat dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter,  guna mengetahui perkembangan dari organ hati yang rusak karena virus hepatitis C.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *